Monolog

Senin, 10 Februari 2014

residu

mungkin kami adalah kumpulan residu
namun ketika rasa kami telah terpadu
tak ada lagi sendu, hanya canda yang menjadi candu
dan tak ada lagi yang meragu bahwa kami adalah satu
Diposting oleh Unknown di 01.12
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2014 (30)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ▼  Februari (26)
      • Kesan akan Killers karya Mo Brothers
      • Kejutan di siang hari
      • Sedikit Kesan akan Pergerakan
      • Ngeri
      • Kesan akan karya Leila S Chudori
      • Sejumput cerita dari anak kecil yang hidup di tahu...
      • Guratan Jiwa
      • Refleksi
      • Sesal
      • Generasi sinergi – Barry Likumahuwa Project
      • Satu Sudut Pandang
      • residu
      • Dua
      • Evolusi
      • Penyesalanku
      • Dulu dan Kini
      • Pulang
      • (ber)korban
      • Pudar
      • Doa
      • Padamu
      • Gigih
      • Su
      • malam
      • sampai kapan?
      • kolega
Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.