Menyeramkan sekali
Pada saat orang mengatakan “kita akan selalu berama”
Kala mereka berkata” susah senang akan ditanggung oleh kita
semua”
Pada saat yang sama engkau sendiri, tidak punya batu
senderan, tidak punya pegangan
Seumur hidup mungkin aku akan terus mencari dan mencoba batu
senderan yang paling pas untukkuku
Termpatku mengadu, bersimpuh, telungkup
Namun di saat yang sama aku menyadari
Bahwa tak akan ada satupun batu yang sanggup menopangku
Ataupun siapapun di dunia ini
Karena kita hidup sendiri, sendiri, sendiri
Menyeramkan sekali hidup di dunia ini
Hanya ada satu batu senderan abadi
Tapi tentu, kita tak mungkin hanya terus mengandalkannya
tanpa berbuat apa apa
Keinginanku sederhana: mati terbaring bahagia di kala ku
senja
Dibaluti selimut hangat dalam dekap ornag terkasih
Dan genggaman tangan orang yang sayang padaku
Yang melepas kepergianku dan menyesali matiku
Yang memberiku kehangatan dalam dingin dan kerasnya
kehidupan
Cita-citaku hanya satu: mati sejahtera bersama mereka yang
mencintai aku
Dan tiada tujuan hidup lain kurasa selain cita-citaku itu
Dengan isak tangis mereka yang kucintai, aku digiring dan
dibawa ke liang kubur
Dan bersama itu pula hilang dan habis jasadku dimakan rengat
Namun kasihku, pengorbananku, susah dan sedihku
Cukup terbayar dengan kasih tanpa batas dari mereka yang
selalu ingin bersamaku
Apa itu sebuah permintaan yang sulit, Tuhan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar